This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Hadi Surya

Caleg DPRK Aceh Selatan.

Hadi Surya

Caleg DPRK Aceh Selatan

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 17 November 2025

Kamis, 23 April 2020

Ketua Pemuda Mahasiswa Sawang, Rizal Angkat Bicara Terkait Data penerima Bantuan Covid-19


| Ketua pemuda mahasiwa sawang Aceh Selatan, Rizal angkat bicara terkait data list nama penerima bantuan Dampak Covid-19 Aceh Selatan yang bersumber dari APBA, ia menilai data tersebut janggal.

"Kami melihat di kecamata n sawang  ada beberapa gampong yang  kosong alias zonk tidak masuk dalam data seperti Gampong Meuligo yang sama sekali tidak warga penerima bantuan tersebut, apa mungkin di Gampong Meuligo tidak ada satu pun keluarga tidak menerima bantuan dampak covid 19 tersebut? Ujar Rizal.

Sebelumnya Kami telah menghubungi Camat sawang, untuk menanyakan data yg beredar penerima bantuan covit-19 dari APBA. secara pribadi camat sawang menegaskan bahwa data bantuan yg bersumber dari APBA tidak berkoordinasi dan melaporkan dengan muspika kecamatan dan Keuchik/perangkat Gampong.

“Menurut rizal pendataan tersebut tidak berkoordinasi dengan camat atau perangkat gampong sehingga datanya sangat tidak jelas dan janggal dan terkesan sesuka hati mereka. Ini menunjukan bahwa data tersebut data subjektif sekali bukan pendataan terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19,” bebernya.

Ia mengatakan harusnya dinas sosial Aceh Selatan sebagai leading sektor dalam penetapan calon penerima bantuan tersebut harusnya lebih tanggap, sensitif dan pro-aktif sehingga tidak ada penerima bantuan kosong alias zonk dalam satu Gampong, jangan menzalimi masyarakat yang seharusnya wajib dibantu. ini kami melihat ada beberapa desa kosong  alias zonk dalam data penerimaan tersebut.

Jika data yg beredar itu final maka dinas sosial Aceh Selatan tidak mampu dalam menjalankan fungsinya sehingga menyodorkan daftar data yang tidak jelas bahkan ada desa yg kosong/alias zonk

Kami selaku mehasiswa meminta Plt Bupati untuk menegur/punishment kadis sosial aceh selatan agar penerima bantuan dampak covid-19 yang bersumber dari APBA agar segera dilakukan perbaikan datanya guna tidak terjadi kecemburuan sosial di masyarakat.

Berhubung bantuan tersebut belum disalurkan ada baiknya dilakukan penyempurnaan agar penerima manfaat benar-benar tepat sasaran.
Tegas rizal.

Editor Fajri Amir
Share:

Selasa, 04 Februari 2020

DPC Gerindra Aceh Selatan Menggelar Penanaman Terumbu Karang

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Aceh Selatan berkerjasama dengan Tapaktuan Diving Club' (TDC) Menggelar Penanaman Terumbu Karang di Pulau Dua Kecamatan Bakongan Kabupaten Aceh Selatan (01-02 Februari 2020).

Kegiatan Yang berlangsung selama dua hari tersebut merupakan agenda Dalam Rangka menyambut  HUT Partai Gerindra ke-12 Dengan tema "Melestarikan Alam Untuk Masa Depan".

Pelaksana kegiatan sekaligus Bendahara Umum DPC Gerindra Aceh Selatan Pajril Darmi S.Pd mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka memeriahkan HUT Partai Gerindra dan juga sebagai ajang silaturahmi sesama pengurus DPC Aceh Selatan,
" Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, di mulai dari hari Sabtu sampai Minggu, selain penanaman terumbu karang, malam nya juga ada api unggun agar keakraban pengurus ini lebih harmonis" Ungkap Pajril Darmi.
Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan yang juga merupakan Ketua Komisi II DPRK Aceh Selatan bidang Kelautan dan Pariwisata Hadi Surya S.TP, M.T mengungkapkan bahwasanya tujuan kegiatan penanaman Terumbu Karang tersebut selain ingin menjaga kelestarian alam bawah laut, juga ingin mengajak dan menyadarkan masyarakat bagaimana pentingnya menjaga kelestarian alam agar tidak rusak dan hancur,
"Sesuai dengan tema kegiatan kita 'melestarikan alam untuk masa depan' tentu kita sama-sama mengajak dan menyadarkan seluruh masyarakat pentingnya menjaga alam, dimana potensi wisata esensial di bumi Cut Ali sangat bagus" tutupnya.

Share:

Kamis, 16 Januari 2020

Rekomendasi Pemupukan Berimbang pada Tanaman Jagung

Program peningkatan produksi jagung melalui inovasi varietas unggul harus dibarengi dengan ketepatan pemupukan secara spesifik lokasi. Rekomendasi pemupukan merupakan salah satu komponen teknologi yang sangat penting dalam konsep PTT, guna mendukung keberhasilan peningkatan produktivitas jagung.
Sampai saat ini masih sering dijumpai penerapan pemupukan yang dilakukan secara kurang tepat, bahkan cenderung berlebihan dan hanya bergantung kepada salah satu jenis pupuk saja. Salah satu penyebab terjadinya ketidaktepatan penerapan pemupukan adalah karena kurangnya pengetahuan dan informasi tentang rekomendasi pemupukan secara benar.
Oleh karena itu, guna mendukung percepatan pemasyarakatan inovasi teknologi pemupukan secara tepat dan berimbang, maka disusun panduan teknis rekomendasi pemupukan berimbang untuk tanaman jagung.
Didalam panduan ini diuraikan rekomendasi pemupukan berimbang untuk tanaman jagung dilahan sawah dan lahan kering, serta petunjuk penggunaan Bawan Warna Daun (BWD) sebagai acuan pemupukan N susulan pada tanaman jagung.
A. Rekomendasi Pemupukan Tanaman Jagung di Lahan Sawah
Dosis pemupukan pada tanaman jagun disarankan untuk dipertajam dengan menggunakan bantuan Bagan Warna Daun (BWD).
Dosis, waktu aplikasi dan acuan pemupukan pada tanaman jagung dilahan sawah (kg/ha).

AnjuranPupuk
ke-1
Pupuk
ke-2
Pupuk
ke-3
Pupuk
Tambahan
Tanda VegetatifDaun 3Daun 6-8Daun lebih dari 10Bunga Jantan
kurang dari 25 persen
Umur (HST)721-25
Acuan lainBWDBWDBWD
Dosis Pupuk
Phonska (kg/ha)150150
Urea (kg/ha)10050-10050-10075

Dosis pemupukan tanaman jagung dilahan sawah (kg/1000 m2)

AnjuranPupuk
ke-1
Pupuk
ke-2
Pupuk
ke-3
Pupuk
Tambahan
Phonska (kg/ha)1515
Urea (kg/ha)105-1010-157.5

Pemupukan N pada tanaman jagung lahan sawah berdasarkan BWD
B. Rekomendasi Pemupukan Tanaman Jagung dilahan Kering
Dosis pemupukan pada tanaman jagung disarankan untuk dipertajam dengan menggunakan bantuan BWD.
Dosis, waktu aplikasi dan acuan pemupukan pada tanaman jagung dilahan sawah (kg/ha)
AnjuranPupuk
ke-1
Pupuk
ke-2
Pupuk
Tambahan
Tanda VegetatifDaun 3Daun 7-8Bunga Jantan
kurang dari 25 persen
Umur (HST)725-3010-15
Acuan lainBWDBWD kurang dari 4
Dosis Pupuk
Phonska (kg/ha)200-3000-100
Urea (kg/ha)50100-17575

Dosis pemupukan tanaman jagung dilahan sawah (kg/1000 m2)
AnjuranPupuk
ke-1
Pupuk
ke-2
Pupuk
ke-3
Pupuk
Tambahan
Phonska (kg/ha)20-300-100 –
Urea (kg/ha)5010-17.510-157.5

Pemupukan N pada tanaman jagung lahan sawah berdasarkan BWD
Sumber: Kabartani.com
Share:

Panen Jagung Melimpah, Ini Yang Harus Dilakukan Petani


Jagung Hibrida adalah jenis jagung yang diperoleh dari persilangan antara 2 atau lebih yang sifatnya adalah heterozygot dan homogen. Jenis jagung hibrida merupakan jenis jagung yang dibudidaya untuk kapasitas besar, tanaman pangan ini biasanya dkirim ke perusahaan-perusahaan pengolah makanan dan pakan ternak. Jagung hibrida sendiri sudah banyak memiliki varietas, sudah banyak kita jumpai di pasar atau toko pertanian menjual bibit jagung hibrida dengan berbagai merk.


Untuk melakukan budidaya jagung hibrida berikut beberapa tips cara menanam jagung hibrida yang benar :

Memilih Benih

Banyaknya jenis jagung hibrida yang beredar di pasar, tentunya ini memberikan kemudahan bagi para petani untuk memilih jenis jagung yang sesuai dengan keiinginan. Dalam memilih Bibit sebaiknya harus dilakukan dengan hati-hati dan cermat, karena langkah awal ini akan sangat menentukan keberhasilan anda dalam menanam jagung.

Baca dengan benar tanggal kadaluarsa yang ada di bungkus benih, pilih yang kadaluarsanya masih lama. Daya tumbuh benih sangat dipengaruhi oleh lamanya bibit tersebut disimpan, semakin lama maka daya tumbuhnya akan semakin kecil. Jadi carilah yang waktu expirednya masih lama.

Selain masa kadaluarsa, tentunya anda harus mencari tahu karakteristik dari tanaman jagung tersebut, seperti apa tumbuhnya, ketahanan terhadap hama, keseragaman ukuran biji, tidak ada kutu / hama gudang, dan masa panennya.

Menyiapkan Lahan Tanam

Untuk menghasilkan tanaman jagung yang subur dan menghasilkan buah yang super, lahan tanam atau kebun harus digemburkan terlebih dahulu. Penggemburan dapat dilakukan dengan cangkul atau bajak. Setelah itu dapat dibari dengan pupuk kandang atau kompos, taburkan secukupnya saja jangan terlalu berlebihan, dikhawatirkan dapat memicu jamur.

Jika hasil bajak menghasilkan bongkahan besar, dapat diratakan agar terlihat rapi. Namun ini tidak musti harus dilakukan.

Penanaman Jagung

Setelah lahan sudah siap, penanaman jagung hibrida dapat dilakukan. Penanaman dilakukan dengan membuat lubang-lubang menggunakan tajuk atau tugal (kayu yang diruncingkan salah satu ujungnya). Penanaman dilakukan dengan ukuran 70cm x 20 cm (70cm adalah jarak antar baris, 20cm adalah jarak antar tanaman jagung).

Kedalaman lubang sekitar 3-5 cm, masukkan bibit 1-2 biji setiap lubang. dan tutup dengan menggunakan Tanah di sekitar lubang. Penutupan dapat dilakukan dengan menginjak Tanah yang ada disekitar lubang. Hal ini bertujuan agar bibit tidak dimakan semut atau burung.

Jika Tanah penutup merupakan bongkahan dan keras, sebaiknya diambil kembali. Karena akan mempengaruhi pertumbuhan bibit, tunas bibit jagung tudak tumbuh sempurna.

Perawatan Tanaman Jagung

Untuk menghasilkan tanamn jagung yang subur, perawatan wajib dilakukan terutama pembersihan rumput liar atau gulma. Penyiangan sebaiknya dilakukan sejak jagung sudah mulai tumbuh.

Lakukan penyulaman untuk lubang-lubang yang jagungnya tidak tumbuh.

Selanjutnya lakukan pemupukan, gunakan pupuk NPK dengan komposisi yang merata. Pemupukan pertama dilakukan pada saat 7 hari setelah tanam dengan komposisi Urea 200Kg/Ha; SP36 150Kg/Ha; KCL 100Kg/Ha. Pemupukan pertama ini juga bias dilakukan bebarengan dengan penanaman, namun karena diawal sudah menggunakan pupuk kandang maka pemupukan dilakukan 1 minggu setelah tanam.

Lakukan pemupukan kembali pada saat usia jagung 21 hari setelah tanam, dengan komposisi Urea 200Kg/Ha. Dan pemupukan ketiga setelah jagung berusia 30-40 hari setelah tanam dengan komposisi Urea 200Kg/Ha.

Pembersihan rumput sebaiknya dilakukan secara terus menerus sampai buah jagung sudah mulai tua dan batang jagung sudah mulai mengering. Saat jagung sudah mulai kering, pembersihan rumput dapat dilakukan dengan menggunakan herbisida.

Pemanenan Jagung

Jagung dapat dipanen setelah berusia 120 – 130 hari setelah tanam untuk memastikan benar-benar kering. Jagung yang siap panen memiliki ciri-ciri : kelobot cokelat, rambut jagung hitam kering, biji jagung keras.

Dalam melakukan budidaya jagung tentunya sangat dipengaruhi dengan kondisi persediaan air, tanaman jagung sangat membutuhkan air yang cukup banyak terutama pada saat jagung mulai berbuah. Oleh karena itu sebaiknya dalam melakukan penanaman jagung harus memperhatikan kondisi cuaca. Lakukan perawatan secara rutin agar jagung dapat tumbuh dengan normal dan buahnya super.
Sumber: 
https://www.pioneer.com/web/site/indonesia/Panen-Jagung-Melimpah-Ini-Yang-Harus-Dilakukan-Petani
Share:

Sabtu, 04 Januari 2020

BIMS Sedar Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dan Pelantikan Pengurus Baru

Banda Aceh - Dalam rangka meningkatkan ukhwa islamiah dan kepedulian sosial yang dinilai akan terciptanya generasi yang selalu mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW, Badan Independen Mahasiswa Sedar (BIMS) menggelar acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H di Asrama Mahasiwa Kemukiman Sedar, Jeulingke, Banda Aceh pada 04 Januari 2020.  

Acara ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa dan masyarakat sedar di Banda Aceh dan Aceh Besar, tokoh-tokoh masyarakat yang berhadir antara lain yakni Sekretaris Daerah Aceh Selatan, H. Nasjuddin., S. H., M. M, Drs. Safrudin Maha

Badan Independen Mahasiswa Sedar (BIMS) adalah suatu organisasi atau wadah yang bersifat sosial, kekeluargaan dan keilmuan. BIMS merupakan forum silaturrahmi sesama mahasiswa dan orang tua asal Sedar yang berdomisili di Banda Aceh dan di Kemukiman Sedar yang berfungsi sebagai wadah untuk bertukar informasi dan pengalaman agar semakin memperkaya keilmuan mahasiswa, baik softskill maupun hardskill, serta menjalin komunikasi sesama anggota dalam rangka menunjang keberhasilan proses belalajar di perguruan tinggi.

BIMS mengadakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1441 H yang merupakan salah satu cara untuk menunjukkan kecintaan kita kepada Nabi Besar Muhammad SAW adalah dengan selalu mengenang hari kelahiran beliau. Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan bentuk penghargaan yang sangat besar kepada beliau dan kita harus bangga memiliki hari besar ini. Maulid Nabi yang diadakan setiap tanggal 12 Rabiul Awwal tidak hanya dirayakan dengan hura-hura saja, tetapi momen ini harus dijadikan sebagai media untuk meningkatkan kecintaan kaum muslimin kepada Nabi Muhammad SAW.

Sehingga akhirnya tercipta sebuah generasi yang selalu mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW dengan senantiasa untuk menjadi pribadi muslim yang sesuai dengan harapan beliau. Dan akhirnya semoga kita semua dijadikan sebagai umat yang mendapat syafa’at dari beliau kelak dihari yang tidak akan ada syafa’at kecuali dari beliau.

Ketua IPMS, di wakili oleh Drs. Safrudin Maha, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengadakan maulid ialah memperkuat silaturrahmi.

Saya berharap program silaturrahmi perlu diutamakan, terutama agar diusahakan kehadiran seluruh masyarakat sedar yang berdomisili di Banda Aceh dan Aceh Besar,” kata Safrudin

Sekretaris Daerah Aceh Selatan, H. Nasjuddin., S. H., M. M dalam kesempatan tersebut ia mengaharapkan kedepannya bukan hanya sukses ditingkat legislatif kabupaten namun dengan potensi yang dimiliki putra putri sedar tentunya bisa menjadi tokoh politik tingkat nasional. Hal ini pasti akan tejadi jika adik adik mahasiswa mengembangkan potensi dirinya serta menyesuaikan agar Pendidikan dapat selesai dengan baikLebih banyak kegiatan yang sifatnya kemanusiaan, pembinaan mahasiwa.

IMPS harus tetap utuh sampai sekarang sementara BIMS ini adalah bagian atau naungan IPMS. Keberadaan BIMS dalam kontek mahasiswa berada dibawah naungan IPMSPerlu adanya evaluasi untuk kedepannya agar acara silautrrahmi ini dapat lebih baik,” pungkasnya

Ia juga menambahkan Mahasiswa memang harus menjadi aktivis, organisasi adalah semacam pengembanggan diri dan Kalau ingin sukses maka kembangkanlah diri kita melalui organisasi Kekompakkan kita menempatkan putra putri terbaik untuk memimpin masa depan Aceh Selatan.[] Fajri Amir
Share:

Jumat, 02 Agustus 2019

Ini Alasan Bisnis Ayam Kampung Menjanjikan








Oleh : Febroni Purba

PETERNAKAN ayam lokal (kampung) di Indonesia masih tergolong skala kecil dan menengah. Padahal, permintaan ayam kampung di dalam negeri kian meningkat dan berpotensi untuk diekspor. Jadi, siapa pun yang ingin berinvestasi di ayam kampung, peluang bisnis ini layak dipertimbangkan.

Alasan mengapa bisnis peternakan ayam kampung layak dipertimbangkan? Pertama, permintaan terhadap daging ayam kampung semakin meningkat. Hal ini karena masyarakat kelas menengah atas kian meningkat. Data Bank Dunia menunjukkan bahwa kelas menengah Indonesia terus tumbuh. Pada tahun 2030, jumlah kelas menengah diperkirakan akan melesat menjadi 141 juta orang (Kompas.com, 4/2/2016).

Komoditas ayam kampung merupakan segementasi kelas menengah lantaran harganya yang cukup mahal. Harga per kilogram ayam kampung di pasar tradisional bisa mencapai Rp 70.000, sedangkan di pasar modern berkisar Rp 90 ribu per kilogram. Bahkan, menjelang Lebaran tahun 2015 yang lalu, harga ayam kampung mencapai Rp 150 ribu per kilogram.

Kedua, konsumsi protein hewani masyarakat Indonesia masih sangat kecil, yaitu sekitar 8 kilogram per kapita per tahun. Sementara target pemerintah terhadap konsumsi protein hewani per kapita tahun 2017 mencapai 15 kilogram.

Secara keseluruhan, total produksi daging nasional sebanyak 3,06 juta ton pada 2015. Itu disumbang dari produksi daging ayam ras (1,7 juta ton), daging sapi (523 ribu ton), unggas lokal (314 ribu ton), daging babi (319 ribu ton), daging kambing dan domba (106 ribu ton), daging kerbau (31 ribu ton), dan daging lainnya (47 ribu ton).

Saat ini populasi ayam lokal 285 juta ekor pada 2015. Pemerintah menargetkan konsumsi ayam lokal yang saat ini hanya 16 persen atau 314 ribu ton di 2015. Tahun 2019 meningkat menjadi 25 persen atau sebanyak 750 juta ekor ayam lokal. Dengan kata lain, kita masih membutuhkan pasokan sekitar 465 juta ekor ayam kampung per tahun.

Terkait peluang ekspor, Indonesia dalam waktu dekat akan mengekspor produk ayam kampung ke Timor Leste dan Singapura. Indonesia berencana ekspor 150.000 per bulan khusus karkas ayam kampung ke Singapura (Kompas, 11/5/2016).

Ketiga, kesadaran masyarakat terhadap pola konsumsi makanan sehat semakin meningkat. Tak bisa dipungkiri, daging ayam kampung dipercaya lebih sehat ketimbang ayam ras. Selain lebih sehat, kandungan nutrisi ayam kampung dinilai lebih baik ketimbang daging ayam ras.

Yang membedakan kandungan nutrisi ayam kampung dengan ayam ras (broiler) adalah kandungan lemak dan total energinya. Berdasarkan Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM), kandungan lemak pada ayam kampung kecil (9 gram) sedangkan broiler jauh lebih besar (14,7 gram).

Ternak Premium
Tidak heran kalau ayam kampung disebut sebagai ternak premium. Jika dianalogikan dengan jenis mobil, ayam broiler adalah Xenia, sedangkan ayam kampung adalah Mercedes Benz. “Ketika membeli mobil jenis Xenia, biasanya orang menanyakan potongan harga (diskon). Berbeda ketika membeli Marcedes. Yang ditanya bukan diskon, tapi jenis apa yang terbaru. Orang yang datang ke showroom Mercedes tidak bertanya tentang harga. Mobil Mercedes, walaupun showroom-nya sedikit, tapi peminatnya lumayan banyak,” kata Ketua Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia (Himpuli) Ade M Zulkarnain.

(https://www.kompasiana.com/febronipurba/5751026af17a61d905899be8/ini-alasan-bisnis-ayam-kampung-menjanjikan)

Share:

Minggu, 12 Mei 2019

Berkah Tinggalkan Sawit, Warga Desa Teluk Nikmati Hasil Jambu Madu Deli

Share:

Jumat, 10 Mei 2019

Bertahan pada Pekerjaan yang Tak Memberi Kesempatan Berkembang Itu Sia-Sia

Fimela.com, Jakarta Punya pengalaman suka duka dalam perjalanan kariermu? Memiliki tips-tips atau kisah jatuh bangun demi mencapai kesuksesan dalam bidang pekerjaan yang dipilih? Baik sebagai pegawai atau pekerja lepas, kita pasti punya berbagai cerita tak terlupakan dalam usaha kita merintis dan membangun karier. 
Berikut kisah ceritanya

Oleh: Uty - Banjarnegara
Empat tahun yang lalu tepatnya. Menjadi seorang sales bukanlah cita-citaku waktu itu. Namun kebutuhan yang begitu banyak dan ekonomi keluarga yang tidak menentu memaksaku untuk bekerja selepas SMA. Aku masih ingat, kala itu aku merantau ke kota besar. Dengan berbekal ijazah SMA dan wajah yang masih polos, aku percaya diri melamar kerja di sebuah perusahaan elektronik yang sedang berkembang pada masanya.
Di sana aku bekerja sebagai seorangsales marketing yang harus menjual produk-produk perusahaan seperti kipas angin, alat penyedot debu, dan alat penyaring air. Biasanya aku berangkat dari pukul 7 pagi dan baru bisa pulang pukul 10 malam. Sedihnya, tidak ada gaji pokok di sini. Setiap barang yang laku terjual itulah yang menentukan besar kecilnya gajiku. Terkadang aku bisa menjual 4 sampai 6 barang dalam sebulan, pernah juga tidak ada penjualan sama sekali. Semua memang tergantung nasib. Jika nasibku sedang baik, aku bisa makan enak dan kirim uang untuk ibu bapak. Tapi jika nasib memang sedang tidak berpihak, makan berlauk keprihatinan pun pernah aku jalani.
Pekerjaanku ini keras. Setiap hari aku harus berkeliling komplek perumahan di perkotaan sembari mengetuk dari satu pintu ke pintu dengan menenteng barang dagangan yang lumayan berat. Seringkali aku mengganggu para ibu-ibu yang sedang repot di rumah untuk mendengarkanku mempresentasikan beberapa produk yang aku bawa. Ada yang memang antusias, ada juga yang terlihat muak melihatku terus mengoceh dan mengganggu seisi rumah.
Terkadang jika salah mengetuk rumah, bukan senyum ramah yang aku terima melainkan bantingan pintu dan penghuni rumah yang marah-marah. Rasanya begitu banyak hal miris yang aku terima selama menjalani pekerjaan ini. Dari mulai dikejar anjing, tersetrum listrik, disiram air bahkan kerap dianggap maling pun sudah terlalu sering. Padahal aku hanya mencari sesuap nasi dan tidak memaksa mereka untuk membeli apa yang aku jual. Kadang sedih sekali ketika aku disamakan dengan para pengamen dan tukang minta-minta.
Aku heran kenapa masih banyak orang yang belum bisa menghargai pekerjaan seseorang. Sehina itukah sales di mata mereka? Sales juga manusia. Aku juga punya lambung yang setiap hari harus diisi. Aku juga punya orang tercinta yang harus aku bahagiakan di rumah. Dari situ terkadang aku merasakan titik di mana aku ingin menyerah saja. Aku merasa letih. Bahuku sudah terlalu pegal, jari-jariku sudah perih dan memerah karena menenteng barang dagangan yang berat kesana kemari. Tapi aku mencoba membekap mulutku supaya tidak mengeluh. Aku juga memarahi diriku sendiri kalau sudah mulai merengek cengeng. Aku belajar ikhlas. Biarkan badanku ini perih, sakit bahkan luka sekalipun, tapi hatiku harus tetap kuat dan tidak boleh menyerah. Hidup ini keras, maka aku juga harus keras pada diriku sendiri.
Hampir satu tahun aku mencoba bertahan di perusahaan itu. Panas dan kerasnya aspal jalanan sudah banyak aku lalui. Namun aku merasa hidupku tidak berkembang sama sekali. Badanku semakin kurus, pikiranku hanya tertuju pada target penjualan yang harus aku kejar. Beruntungnya aku masih memiliki rekan satu profesi yang selalu menghiburku di sela-sela waktu bosan saat bekerja. Kami yang bernasib sama mencoba saling menguatkan satu sama lain.
Menjelang akhir tahun, penjualan turun semakin drastis. Aku dan rekan kerjaku dimarahi habis-habisan oleh atasan. Kami dipaksa untuk bekerja sampai larut malam agar barang yang kami bawa benar-benar laku terjual. Pada saat itu aku berniat ingin menyerah saja. Ragaku sudah tidak kuat lagi kalau harus bekerja sampai semalam itu. Rasanya tulang punggungku sudah rontok menanggung beban yang amat berat. Akhirnya dengan meyakinkan diri dan membesarkan hati aku putuskan untuk berhenti saja dari pekerjaan ini. Aku pulang kampung sebelum waktunya. Ibu dan bapakku tetap bahagia meski aku pulang tidak membawa oleh-oleh apa-apa.
Sekarang aku merasa lebih bahagia meski bekerja sebagai guru les bahasa. Sekalipun bergaji kecil tapi hari-hariku selalu ceria dengan celotehan anak-anak yang selalu membuatku tertawa. Namun aku juga tidak membenci pekerjaanku yang dulu. Karena dengan menjadi sales aku banyak belajar apa itu artinya kerja keras. Secara tidak langsung, pekerjaanku yang dulu benar-benar membuatku tumbuh menjadi pribadi yang selalu berusaha dan tak kenal menyerah.


Share:

Selasa, 07 Mei 2019

Hadi Surya Peroleh Suara Pribadi Tertinggi di Dapil III DPRK Aceh Selatan

LIPUTANRAKYAT.COM| Tapaktuan – Hasil rapat pleno terbuka Rekapitulasi Penghitungan suara tingkat kabupaten Aceh Selatan telah selesai dilaksakan dan berjalan dengan lancar. Politisi muda Aceh Selatan ini keluar sebagai caleg dengan suara badan tertinggi pada pemilu 2019 dengan perolehan suara sebanyak 1.875 suara.

Berdasarkan data yang dihimpun dari hasil rapat pleno KIP Aceh Selatan, perolehan suara calon legislatif (caleg) peraih suara tertinggi di Dapil III yang mendapatkan 5 kursi diantaranya :

1) Hadi Surya, S.TP., MT (gerindra) jumlah suara pribadi tertinggi dengan total (1.875) dan suara total partai (2377).

2) Rema Mishul Azwa, SE.Ak (PNA) jumlah suara pribadi posisi kedua dengan total (1.382) dan suara total partai (4.468).

3) Siska Elviadi Rajo Evi (Golkar) jumlah suara pribadi posisi ketiga dengan total (1.334) dan suara total partai (3.884).

4) H.Helmi (Demokrat) jumlah suara pribadi posisi keempat dengan total (1.257) dan suara total partai (2.183).

5) Yenni Rosnizar (PPP) jumlah suara pribadi posisi kedua dengan total (1.223) dan suara total partai (3.901).

Dari perolehan 5 kursi DPRK Dapil 3 Aceh Selatan, kursi pertama untuk PNA, kedua PPP, ketiga Partai Golkat, keempat Partai Gerindra dan kursi kelima partai Demokrat.

Perolehan suara pribadi tertinggi mencapai (1.875) merupakan pencapaian sejarah baru semenjak adanya pemilu untuk dapil “neraka” yang merupakan wilayah ibu kota Kabupaten Aceh Selatan.

“Kami bangga seraya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Samadua-Tapaktuan atas dukungan dan doanya untuk Kanda Hadi Surya, ini goresan sejarah baru pencapaian suara badan tertinggi di dapil ini” ungkap Fajri Amir yang meupakan koordinator Barisan Muda Hadi Surya.

Menjadi caleg yang memperoleh suara badan tertinggi dua kali di kecamatan kelahiran yaitu Samadua dan tertinggi di dapil 3 sudah sepatutnya kami barisan muda berharap beliau bisa tampil dalam pilkada mendatang. “Dulu pemilu 2014 beliau menjadi pemenang di kecamatan samadua dan berhasil juga pada pemilu 2019 menjadi peraih suara badan terbanyak maka ini sebuah pembuktian publik beliau memang masih diharapkan oleh masyarakat, untuk itu kedepan kita berharap bisa tampil dalam pilkada mendatang” tambah Fajri.

Bagi pihaknya, Hadi merupakan roll model politisi muda Aceh Selatan.

“Bagi kami pemuda sosok Hadi Surya merupakan roll model politisi muda, tahun 2014 merupakan caleg terpilih termuda di dapil kota, bahkan tahun 2019 juga caleg terpilih kembali yang termuda,” pungkas Fajri.[DNQ]
Share:

Support